Smart Healthcare untuk Mendiagnosa Penyakit Gerd Menggunakan Metode Teorema Bayes

Authors

  • Reggina Agnes Yohanna Aruan STMIK Triguna Dharma
  • Hendryan Winata STMIK Triguna Dharma
  • Deski Helsa Pane STMIK Triguna Dharma

DOI:

https://doi.org/10.53513/jursi.v5i2.11678

Keywords:

Smart Healthcare, GERD, Teorema Bayes, Sistem Pakar, Diagnosis Penyakit

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang prevalensinya terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup. Diagnosis konvensional bersifat invasif, memerlukan biaya tinggi, dan waktu lama. Penelitian ini mengembangkan sistem smart healthcare berbasis web menggunakan metode Teorema Bayes untuk membantu diagnosis dini GERD. Sistem memanfaatkan data gejala dan riwayat medis pasien untuk menghitung probabilitas penyakit secara otomatis. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara di Rumah Sakit Umum Hidayah. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memberikan rekomendasi diagnosis secara cepat, akurat, dan efisien, sehingga mendukung pengambilan keputusan medis serta mempermudah akses layanan kesehatan. Penerapan metode ini efektif untuk diagnosis GERD dan berpotensi dikembangkan untuk penyakit lain.

References

H. Hernisawati and H. Haikal, “Pendampingan Pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dalam Upaya meningkatkan Motivasi Penyembuhan Menggunakan Layanan Konseling Individual,” J. Pengabdi. Multidisiplin, vol. 1, no. 2, pp. 65–71, 2022, doi: 10.51214/japamul.v1i2.103.

Fitria Wahyuning Wulan and Mellinnia Lailla Sari, “Studi Penggunaan Obat pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Rawat Jalan di RS. Aura Syifa Kediri Periode Januari - November 2022,” J. Ris. Ilmu Kesehat. Umum dan Farm., vol. 2, no. 3, pp. 129–142, 2024, doi: 10.57213/jrikuf.v2i3.289.

M. Muafi, A. Wijaya, and V. A. Aziz, “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Mata Pada Manusia Menggunakan Metode Forward Chaining,” COREAI J. Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknol. Inf., vol. 1, no. 1, pp. 43–49, 2020, doi: 10.33650/coreai.v1i1.1669.

Y. Yuliyana and A. S. R. M. Sinaga, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Menggunakan Metode Naive Bayes,” Fountain Informatics J., vol. 4, no. 1, p. 19, 2019, doi: 10.21111/fij.v4i1.3019.

M. N. Rifqi and A. Iskandar, “Analisa Sistem Pakar Menggunakan Algoritma Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Penyakit Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP),” J. Comput. Syst. Informatics, vol. 4, no. 4, pp. 797–805, 2023, doi: 10.47065/josyc.v4i4.4041.

A. K. Z. Putri, P. Sopiah, and H. Ridwan, “Modifikasi Gaya Hidup Dan Kajian Pengobatan Pada Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD),” J. Ilm. Keperawatan (Scientific J. Nursing), vol. 9, no. 2, pp. 358–366, 2023.

M. D. Saputera and W. Budianto, “Diagnosis dan Tatalaksana Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Pusat Pelayanan Kesehatan Primer,” J. Contin. Med. Educ., vol. 44, no. 5, pp. 329–332, 2017.

S. Ndraha, G. A. Harefa, and B. Khumar, “Hubungan Gaya Hidup Terhadap Kejadian GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) di RSUD Koja Jakarta Utara,” J. MedScientiae, vol. 2, no. 3, pp. 3255–3266, 2023, doi: 10.36452/jmedscientiae.v2i3.2909.

P. Pramarta, D. R. Irawati, and S. Mardiyati, “Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi dan Mulut Berbasis Website,” J. Inf. Syst. Applied, Manag. Account. Res., vol. 5, no. 4, pp. 1054–1065, 2021, doi: 10.52362/jisamar.v5i4.607.

M. Silmi and E. Adi Sarwoko, “Sistem Pakar Berbasis Web Dan Mobile Web Untuk Mendiagnosis Penyakit Darah Pada Manusia Dengan Menggunakan Metode Inferensi Forward Chaining,” Kushartantya J. Masy. Inform., vol. 4, no. 7, pp. 31–37, 2018.

B. Hayadi, “Visual Konsep Umum Sistem Pakar Berbasis Multimedia,” Riau J. Comput. J., vol. 3, no. 1, pp. 17–22, 2017.

Mustofa and R. A. N. Pamudji, “Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Smarthphone Android MenggunakanMetode Forward Chaining,” J. Ilmu Komput. Al Muslim, vol. 1, no. 1, pp. 29–33, 2022.

K. Ramanda, “Penerapan Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Kehamilan,” J. Pilar Nusa Mandiri, vol. 11, no. 2, pp. 179–185, 2015.

M. Hakim, “Sistem Pakar Mengidentifikasi Penyakit Alat Reproduksi Manusia Menggunakan Metode Forward Chaining,” Tek. Teknol. Inf. dan Multimed., vol. 1, no. 1, pp. 59–67, 2020, doi: 10.46764/teknimedia.v1i1.16.

S. J. Siregar and K. Sari, “Sistem Pakar Menggunakan Teorema Bayes Dalam Rekomendasi Penentuan Jenis Anestesi Pada Pasien,” Build. Informatics, Technol. Sci., vol. 4, no. 2, pp. 1104–1109, 2022, doi: 10.47065/bits.v4i2.2226.

R. Rachman, “Sistem Pakar Deteksi Penyakit Refraksi Mata Dengan Metode Teorema Bayes Berbasis Web,” J. Inform., vol. 7, no. 1, pp. 68–76, 2020, doi: 10.31311/ji.v7i1.7267.

S. Sandfreni, M. B. Ulum, and A. H. Azizah, “Analisis Perancangan Sistem Informasi Pusat Studi Pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul,” Sebatik, vol. 25, no. 2, pp. 345–356, 2021, doi: 10.46984/sebatik.v25i2.1587.

Downloads

Published

2026-03-30