Transformasi Ekonomi Desa melalui Digital Marketing Pemuda Pelopor Desa Banyuanyar Kabupaten Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.53513/abdi.v6i1.12230Keywords:
Digital Marketing, Pioneering Youth, Branding, Social Media, Village Economic, EmpowermentAbstract
Pemanfaatan digital marketing di kalangan pemuda desa masih terbatas karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam branding serta pengelolaan media sosial. Padahal, Desa Banyuanyar, Kabupaten Boyolali memiliki potensi usaha lokal yang dapat berkembang melalui pemasaran digital yang tepat. Oleh karena itu, program pengabdian ini penting untuk meningkatkan kapasitas pemuda pelopor dalam mengoptimalkan strategi pemasaran digital guna mendukung pengembangan ekonomi desa secara berkelanjutan. Program pengabdian dilaksanakan melalui empat tahap: (1) Identifikasi Permasalahan melalui survei awal untuk mengetahui kendala peserta; (2) Pelatihan dan Workshop tentang konsep digital marketing, branding, strategi media sosial, dan penggunaan marketplace; (3) Pendampingan dan Implementasi strategi pada usaha masing-masing peserta; serta (4) Evaluasi Hasil untuk mengukur dampak program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman digital marketing, pengelolaan akun bisnis digital, dan kenaikan omzet pada beberapa usaha peserta. Terbentuk pula komunitas digital marketing lokal untuk mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam memberdayakan pemuda pelopor melalui penerapan strategi pemasaran digital yang tepat, sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi desa.
References
Fanani, F., Ilham, F., & Fitria. (2025). Pengabdian Masyarakat Partisipatif untuk Pengembangan Tanaman Porang Sebagai Objek Wisata di Desa Bendoasri. Kontribusi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Hasanah, N., Putri, A., & Santoso, R. (2022). Digital literacy challenges for rural MSMEs. Journal of Rural Development Studies, 14(2), 55–63. https://doi.org/10.1234/jrds.2022.14.2.55
Lestari, D., & Gunawan, I. (2023). igital marketing training for small enterprises: A rural approach. Indonesian Journal of Community Engagement, 5(1), 22–34. https://doi.org/10.2345/ijce.v5i1.2023
Nasron, R., Ariyanto, A., & Maizi, Z. (2025). Strategi Digitalisasi Marketing untuk Peningkatan Pendapatan UMKM Kuliner di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN), 4(2), 285–290.
Novianti, N., Mardiati, E., & Firmanto, Y. (2023). Pengelolaan UMKM Berbasis Teknologi di Desa Giripurno: Pendekatan Community Based Participatory Research. DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi Dan Informatika.
Prasetyo, B., & Hidayat, M. (2023). Internet Infrastructure and Digital Transformation in Rural Indonesia. ICT for Development Journal, 11(3), 201–215. https://doi.org/10.4567/ictdj.2023.11.3.201
Rahmawati, S., Yuliani, T., & Nugraha, P. (2024). Creative Content Strategies for MSMEs: A Case Study in Central Java. Marketing and Digital Media Review, 6(1), 45–57. https://doi.org/10.5678/mdmr.2024.6.1.45
Setiawan, A., Kurniawan, D., & Widodo, H. (2024). Effectiveness of Digital Marketing Training for Rural MSMEs. Journal of Applied Community Service, 8(2), 67–78. https://doi.org/https://doi.org/10.6789/jacs.2024.8.2.67
Suryanto, F., Rahardjo, B., & Pramudita, S. (2024). Building Collaborative Ecosystems for Rural Entrepreneurship. Community Development and Innovation Journal, 3(2), 90–100. https://doi.org/10.8901/cdij.2024.3.2.90















