Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Kulit Pada Sapi Menggunakan Metode Certainty Factor

Authors

  • julana ita STMIK TRIGUNA DHARMA MEDAN
  • Mukhlis Ramadhan STMIK TRIGUNA DHARMA Medan
  • Azlan s STMIK TRIGUNA DHARMA Medan

DOI:

https://doi.org/10.53513/jct.v1i1.2204

Abstract

Salah satu penyakit kulit yang umum terdapat pada sapi adalah Pityriasis dan sering disebut ketombe, penyakit ini terbentuk karena kesalahan gizi atau nutrisi, penyakit parasit kulit dan jamur. Pityriasis merupakan perubahan patologik epidermis, ditandai dengan pembentukan ketombe pada permukaan kulit yang bentuknya mirip reruntuhan kulit ari beras (bekatul, jawa) atau mirip sisik lembut, berwarna abu abu. Beberapa gejala yang menyebabkan Pityriasis antara lain timbul sisik pada kulit, kulit dan rambut kering, kulit dan rambut terlihat kusam tidak mengkilat, gatal. Penyakit kulit pada sapi cenderung dianggap remeh oleh peternak-peternak karena tidak terlalu membahayakan. Namun hal tersebut justru salah, karena penyakit kulit pada sapi bisa saja menimbulkan infeksi  atau bahkan dapat sebagai katalis untuk penyakit lain masuk kedalam tubuh sapi. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem untuk dapat mendiagnosa penyakit kulit pada sapi secara cepat dan tepat, sehingga peternak sapi bisa lebih waspada dan mempersiapkan pengobatan pada sapinya agar tidak mengalami kerugian. Sistem yang dapat memecahkan permasalahan tersebut adalah Sistem Pakar Sistem Pakar merupakan sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi sebuah permasalahan dengan menggunakan keahlian seorang pakar yang telah ditanamkan kedalam sebuah sistem dengan menggunakan algoritma tertentuHasil penelitian merupakan terciptanya sebuah aplikasi Sistem Pakar dengan Metode Certainty Factor yang dapat membantu pemilik Sapi dalam mengetahui penyakit kulit pada sapinya.  Copyright © 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. 

References

H. Maradona and U. Pasir Pengaraian Jl Tuanku Tambusai Kumu Kec Rambah Hilir Kab Rokan Hulu, "Sistem Pakar Mendeteksi Penyakit Kulit Pada Sapi Menggunakan Metode Forward Chaining di Dinas Peternakan Kabupaten Rokan Hulu," Riau Journal Of Computer Science, vol. 1, no. 1, pp. 39-46, 2015.

R. W. Wisnu Dwi Prasetyo, "SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT TERNAK SAPI MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEBSITE RESPONSIF," Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis (JTTB), vol. 2, no. 1, pp. 13-21, 2019.

Febby Kesumaningtyas, "SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMENSIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING STUDI KASUS (DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PADANG PANJANG)," Jurnal Ed ik Informatika, vol. 3, no. 2, 2016.

I. H. Santi and B. Andari, "Sistem Pakar Untuk Mengidentifikasi Jenis Kulit Wajah dengan Metode Certainty Factor," INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi, vol. 3, no. 2, p. 159, 1 7 2019.

K. E. Setyaputri, A. Fadlil and D. Sunardi, "Analisis Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit THT".

Downloads

Additional Files

Published

2021-09-30

URN